Postingan

Postingan Terbaru

Pergumulan orang Kristen adalah berusaha untuk mengerti apa yang Tuhan mau dalam hidup. Bagaimana kita mendeskripsikan jawaban Tuhan atas pokok doa kita? "Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan. Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya-- ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia. Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku. Sebab sekiranya aku hendak bermegah juga, aku bukan orang bodoh lagi,
Hidup merupakan sebuah perjalanan panjang. Di dalam perjalanan hidup kita, Tuhan tidak berkata kalau hidup kita akan baik-baik saja. Akan tetapi firman Tuhan bilang janganlah kita kuatir dan janganlah takut. Firman Tuhan itu adalah jaminannya, dan firman Tuhan tinggal dalam hati setiap kita. Oleh karena itu, selama hidup kita harus bisa menjaga hati agar firman Tuhan tidak berlalu begitu saja melainkan tinggal berakar kuat dan tidak tergantikan oleh apapun termasuk persoalan hidup. Berbicara mengenai hati, Tuhan perduli dan memerintahkan agar kita menjaganya dengan segala kewaspadaan karena dari situ akan terpancar kehidupan. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Kita harus jaga hati kita karena hati ini adalah tempat menyimpan firman Tuhan. (Ams.4:23) "Untuk itu Jagalah Hatimu Tetap Manis" Orang tidak akan tetap tegak karena kefasikan, tetapi akar orang benar tidak akan goncang. (Ams.12:23) Artinya orang benar tidak akan goncang k
“Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Mat. 6:34) Yang membuat kita semakin terpuruk bukan karena persoalan yang terjadi, namun karena kekuatiran kita. Jangan biarkan rasa kuatir membuat kita menjadi ketakutan. Jangan hidup dalam ikatan kekuatiran. "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Mat. 6:31-33) Makan, minum, pakaian adalah kebutuhan sehari-hari kita. Tuhan sedang menekankan jangan kuatir tentang hari ini. Jangan kita hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah karena kita adalah umat yang sudah ditebus oleh darah-Nya. Kebutuhan dan keper
"Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "Kuduskanlah dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu."(Yos. 3:5) Syarat agar Tuhan melakukan mujizat dalam hidup kita adalah kita harus hidup kudus dan benar. Namun seringkali kita melakukan dosa di hadapan Tuhan. "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala  kejahatanmu,  dan  yang  membuat  Dia  menyembunyikan  diri  terhadap  kamu,  sehingga  Ia  tidak mendengar, ialah segala dosamu.”(Yes. 59:1-2) Bukan  Tuhan  tidak  mendengar  doa  kita,  namun  karena  ada  dosa  yang  menjadi  pemisah.  Dosa mengakibatkan  kita  tidak  dapat  melihat  pekerjaan  Tuhan  dalam  hidup  kita.  Apa  yang  menjadi  haknya Tuhan  tidak  boleh  kita  ambil.  Waktu bangsa  Israel  merebut  kota  Yerikho.  Tuhan  berpesan  kepada bangsa Israel yaitu  "Segala emas
Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yak. 5:15-16) Setiap kita tidak pernah terlepas dari masala dan pergumulan, tetapi Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang memiliki kuasa yang sanggup memberikan jawaban dari setiap masalah yang ada. Perikop di atas berkata bahwa doa orang benar besar kuasanya. Mujizat Tuhan sudah disediakan bagi semua orang, dimulai waktu Yesus melakukan karya keselamatan dengan mengorbankan diri di atas kayu salib, namun bagaimana agar kita dapat mendapatkan mujizat tersebut. 1.Pribadi yang Menaikkan Doa adalah Orang Benar. Tuhan melatih kita untuk tetap menjadi orang benar. Orang benar adalah orang yang hidup dalam pertobatan, hidup dalam kebenaran firman Tuhan. Mujizat bisa diter
Setelah Saul disingkirkan, kemudian Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. (Kis.13:22) Proses Keselamatan (Justification – Sanctification – Glorification) Tuhan mengehendaki agar kita mengerti dan melakukan kehendak-Nya pada jaman ini.  Daud berkenan kepada Tuhan karena melakukan kehendak-Nya.  Kita juga akan berkenan kepada Tuhan kalau kita melakukan kehendak Tuhan pada jaman ini. Arti nama Daud/David : DVD (Dalet Vav Dalet) yaitu kedagingan yang telah diremukkan untuk dibentuk kembali, menghasilkan kemuliaan. DVD ( Dalet Vav Dalet ) Dalet → Pintu, Pintu Kasih Karunia (Justification) Vav → Paku, Pengudusan (Sanctification) Dalet → Pintu, Pintu Kemuliaan (Glorification) Apa yang dilakukan Daud sehingga ia berkenan kepada Tuhan? 1. Daud sangat mengasihi Tuhan. 2. Daud hidup intim dengan Tuhan. 3. Daud seorang penyembah, pemuji, dan pemazmur y