Bertekun Dalam Doa Menuai Mujizat



Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yak. 5:15-16)

Setiap kita tidak pernah terlepas dari masala dan pergumulan, tetapi Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang memiliki kuasa yang sanggup memberikan jawaban dari setiap masalah yang ada. Perikop di atas berkata bahwa doa orang benar besar kuasanya.

Mujizat Tuhan sudah disediakan bagi semua orang, dimulai waktu Yesus melakukan karya keselamatan dengan mengorbankan diri di atas kayu salib, namun bagaimana agar kita dapat mendapatkan mujizat tersebut.

1.Pribadi yang Menaikkan Doa adalah Orang Benar.


Tuhan melatih kita untuk tetap menjadi orang benar. Orang benar adalah orang yang hidup dalam pertobatan, hidup dalam kebenaran firman Tuhan.

Mujizat bisa diterima oleh semua orang, saat kita bertemu dengan hadirat Tuhan, dan kita bisa bertemu dengan hadirat Tuhan saat kita dalam pertobatan dan kebenaran firman Tuhan yaitu hidup benar.

Hidup benar juga berarti hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan yaitu dalam kebenaran firman Tuhan.
Bacalah firman Tuhan dan mulailah sungguh-sungguh untuk melakukannya dengan taat.

Jangan melakukan hal yang jahat karena hal itulah yang menjauhkan kita dari Allah dan tidak mendengar seruan doa- doa kita.

Saat kita melakukan pelanggaran,  kesalahan dan dosa maka minta ampun kepada Tuhan, bertobat dan tidak melakukan dosa lagi.

tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu,  dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. (Yes. 59:2)

2.Doa yang Dipanjatkan Lahir dari Iman.


Iman adalah cara kita untuk menerima mujizat. Iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan. Oleh karena itu, sangat penting kita mendengarkan firman Tuhan. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rom. 10:17)

Sesungguhnya Tuhan sudah menyediakan segala yang terbaik, bahkan kesembuhan karena bilur-bilur Yesus sudah tercurah 2000 tahun yang lalu saat DIA mengerjakan karya keselamatan bagi umat manusia di atas kayu salib.

Seperti yang dialami oleh Bartimeus yang disembuhkan dari kebutaan (Mrk.10:46-52), seorang yang sakit pendarahan selama bertahun-tahun disembuhkan saat menjamah jubah Yesus (Mat. 9:20-22), dan banyak kisah lainnya yang diceritakan dalam Alkitab, mereka itu mendengar tentang banyak hal yang Tuhan Yesus kerjakan termasuk mujizat-mujizat-Nya dan mereka percaya akan semua yang dilakukan Yesus.

Tuhanlah sesungguhnya yang memiliki inisiatif untuk mau selalu menolong anak-anak-Nya, namun apakah kita percaya dan mau mencari DIA dalam menghadapi setiap masalah dan pergumulan.

Iman kitalah yang menggerakkan Tuhan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang luar biasa,  mujizat-mujizat-Nya akan kita terima saat kita PERCAYA dengan sepenuh hati kepada-Nya.

3. Berdoa dengan Tidak Jemu-Jemu.


Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan,  bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun.

Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak.

Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya:  Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun,  namun karena janda ini menyusahkan aku,  baiklah aku membenarkan dia,  supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."

Kata Tuhan:  "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!  Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu:  Ia akan segera membenarkan mereka.  Akan tetapi,  jika Anak Manusia itu datang,  adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Luk. 18:1-8)

Jangan pernah berhenti untuk terus berdoa,  saat masalah datang jangan kendor dan putus asa.  Tetaplah berdoa dengan tidak jemu-jemu. 

Ketika kita berdoa dengan terus menerus disertai iman yang kuat dan teguh maka kita akan menerima jawaban dari Tuhan pada waktu-Nya dan melihat perbuatan-perbuatan Allah yang besar.

Semua yang menerima mujizat Tuhan yang Alkitab ceritakan diawali dengan iman percaya kepada Yesus bahwa DIA sanggup menyembuhkan,  memulihkan dan membangkitkan. 

Tuhan Yesus sudah mengerjakan karya yang luar biasa untuk kita menerima-Nya dengan iman.
Oleh karena itu, milikilah iman yang kuat dan teguh.

Nyatakan hadirat Tuhan dimanapun kita berada termasuk dalam ibadah-ibadah yang kita lakukan, sebab saat kita menyatakan hadirat-Nya maka DIA akan menya takan pekerjaan-Nya yang luar biasa dan mujizat-Nya.

Hiduplah benar, milikilah iman yang teguh dan berdoalah dengan tidak jemu-jemu maka DIA yang sudah menyediakan segala sesuatunya sanggup memberikan mujizat-Nya dan menyatakan banyak hal yang luar biasa dalam hidup kita. Amin

Related stories