Percaya dan Bertindak Mendatangkan Mujizat


Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar."(Yak. 2:19) Percaya kepada Tuhan perlu dibuktikan dengan tindakan atas apa yang kita percayai.


"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat. 28:18-20)


Terdapat 2 kalimat dalam Matius 28:18-20 yaitu: deklarasi atas dirinya yaitu segala kuasa telah diberikan kepada-Ku di sorga dan di bumi dan Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Allah yang kita sembah akan menyertai kita sampai akhir zaman artinya adalah Allah tidak akan pernah membiarkan kita.


"Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu." (Mat. 28:16-17)

Sebagian murid ada yang percaya dan bertindak tetapi ada sebagian murid percaya tetapi tidak bertindak dan ragu-ragu.

Maka, masalah yang sering terjadi di antara kita yaitu hanya percaya tetapi ragu untuk bertindak atas apa yang kita percayai.

Sehingga, yang harus dilakukan setiap kita adalah percaya dan bertindak atas apa yang kita percayai maka hidup kita tidak akan pernah diwarnai dengan kegelisahan dan khawatir akan kehidupan ini.

Yoh. 14:1 "Janganlah gelisah hatimu percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku."

Maka jika hidup kita selalu percaya dan bertindak atas apa yang kita percayai maka Allah hidup di dalam kita melalui Roh Allah (We are a man of God).

Karena iman tanpa perbuatan adalah mati. Tindakan yang harus dilakukan setiap kita sebagai orang percaya yaitu:


1. Jangan biarkan ketakutan duniawi menguasai kehidupan kita.

"Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan,itulah yang mendatangi aku."(Ayub. 3:25)

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku." (Yoh. 14:1)


2. Jangan hidup dipenuhi dengan persungutan melainkan kita harus hidup dengan selalu bersyukur atas apapun yang terjadi di dalam hidup kita.

Persungutan di mata Tuhan berarti penistaan di hadapan Tuhan, maka itu Tuhan tidak inginpersungutan.

"Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!" (Bil. 14:2)"

TUHAN berfirman kepada Musa: "Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!" (Bil. 14:11)

Mengapa bersyukur itu penting?

- Mendatangkan mujizat
- Kehendak Allah bagi kita (1 Tes. 5:18 “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”)

3.Hidup dalam pengharapan dan percaya.

“Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.”(Rom. 4:20-22) Setiap umat percaya dan berharap kepada Allah juga menerima berkat dari janji Allah kepada Abraham melalui Yesus Kristus Tuhan kita (Galatia 3:29“ Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.”)

Janji Allah kepada kita:


1.Pencobaan yang kita alami adalah pencobaan biasa.
2.Pencobaan yang kita alami tidak melebihi kekuatan kita.
3.Tuhan memberikan kita jalan keluar.

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa,yang tidak melebihi kekuatan manusia.

Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.

Pada waktukamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”(1 Kor. 10:13)

Sebab itu, tetaplah percaya dan berharap ; kepada Tuhan sehingga kita mengalami kuasa dan mujizat pemeliharaan Allah setiap saat. Amin

Related stories